Path Jejaring Sosial Pengancam Facebook

sebarkan:

Path Jejaring Sosial Pengancam FacebookKARIMUN, BERITAKARIMUN.COM – Path sedang naik daun saat ini. Jejaring sosial yang memungkinkan penggunanya berbagi foto dan pesan tersebut lumayan diminati sebagai alternatif Instagram, Facebook maupun Twitter.

Path didirikan oleh Dave Morin. Pria ini adalah mantan pegawai Apple dan Facebook sehingga kiprahnya di dunia teknologi tidak perlu diragukan lagi.

Mau tahu fakta fakta menarik soal Path? Simak berikut ini yang disarikan dari berbagai sumber.

Dave Morin adalah sosok utama di balik kelahiran Path. Pria muda yang istrinya cantik jelita ini memulai karir di Apple.

Morin bergabung ke Apple pada tahun 2003 di bagian marketing. Pada tahun 2006, Morin meninggalkan Apple dan bergabung di Facebook sebagai Senior Platform Manager.

Di Facebook, Morin cukup berprestasi dan ambil bagian dalam pengembangan Facebook Platform, software environment yang memungkinkan developer membuat aplikasi di Facebook.

Puas menjadi pegawai Facebook, Morin keluar pada tahun 2010 dan mendirikan Path. Sejatinya, tidak hanya Morin yang terlibat dalam penciptaan Path.

Selain Morin, ada 2 nama lain yang menjadi pendiri Path yaitu Shawn Fanning dan Dustin Mierau. Namun nama Morin yang paling menonjol dan akhirnya menjadi CEO Path.

Setelah meraih pendanaan yang cukup, trio Dave Morin, Shawn Fanning dan Dustin Mierau mendirikan Path pada tahun 2010.

Konsep Path rupanya menarik cukup banyak investor yang mau mengucurkan pendanaan. Pada November 2011, Path kembali mendapat dana USD 8,5 juta dari Index Ventures, Kleiner Pekins Caufield & Byers serta Digital Garage.

Pada awalnya, Path dibuat sebagai aplikasi iPhone dan website. Kemudian, versi untuk platform Android dan iPad diluncurkan.

Pada Juni 2013, Path mengumumkan butuh pendanaan lagi senilai USD 50 juta. Path memiliki berbagai rencana baru untuk mengembangkan aplikasinya.

Path mengalami pertumbuhan pengguna yang cukup pesat. Pada September 2013, Path mengumumkan telah meraih 20 juta user dan mengalami pertumbuhan besar di pasar internasional.

Path diminati karena tampilannya yang simpel. Selain itu, juga bebas iklan dan jumlah teman dibatasi hanya 150 sehingga biasanya yang dipilih menjadi teman hanya rekan dekat saja.

Sebagai langkah untuk menghasilkan uang, Path meluncurkan layanan premium. Di layanan premium, user akan mendapatkan fitur lebih dibandingkan versi gratisannya.

Misalnya, mendapatkan stiker dan filter foto yang lebih banyak. Di Android, Path membanderol layanan premiumnya USD 1,99 per bulan atau USD 14,99 per tahun.

Meski pernah lumayan lama menjadi pegawai Facebook, CEO Path Dave Morin tak sungkan untuk menyebut bahwa Path ditujukan sebagai alternatif Facebook.

Morin menilai Path sebagai mobil BMW dan Facebook sebagai mobil Chevrolet. Morin tidak berniat menyaingi jumlah pengguna Facebook yang sudah menembus 1 miliar.

“Kami sangat fokus pada kualitas sehingga tidak cemas dengan target miliaran user. Jika Facebook adalah Chevrolet, maka kami mencoba menjadi seperti BMW,” tukas Morin.

Path mengutamakan privasi dan pertemanan dengan orang terdekat saja. “Saya ingin menciptakan jejaring di mana orang bisa berinteraksi setiap hari. Bukan sebuah media yang fokus pada iklan, namun pada cinta,” sebutnya.(NET)

Leave a Reply

Your email address will not be published.