Kapan Karimun Raih Piala Adipura ?

sebarkan:

Kapan Karimun Raih Piala AdipuraKARIMUN, BERITAKARIMUN.COM – Belum tampaknya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya menjadi titik kelemahan dalam tekad Pemkab Karimun untuk meraih piala adipura.

Kondisi itu menjadi perhatian serius dari Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Karimun,  Amjon yang menjadi koordinator persiapan untuk merebut piala adipura. Menurutnya beberapa titik yang dinilai masih rawan adalah Pasar Puakang. Namun hal itu segera diatasi dengan melakukan berbagai upaya seperti menyiapkan tempat sampah organik dan non organik.

Kelemahan-kelamahan tersebut kata Amjon diharapkan agar bersama-sama diantisipasi dan tidak sepenuhnya masyarakat berharap kepada pemerintah untuk setiap saat membersihkannya. Melainkan kesadaran masyarakat pun dituntut untuk bersama-sama menjaga kebersihan.

Salah satu titik yang masih perlu diperbaiki adalah seluruh pertokoan di Jalan Nusantara dan Jalan Tengku Umar. Dimana masih minimnya penghijauan. Sehingga di dua jalan tersebut akan disiapkan tanaman berupa pot besar serta tong sampah organik dan non organik.

Untuk saat ini lanjut Amjon, penilaian adipura pertama telah dilewati dan seperti apa hasilnya, belum bisa disampaikan karena saat ini tim penilai masih melakukan proses penilaian. Namun demikian Pemkab Karimun tetap berupaya mempersiapkan sebaik mungkin titik-titik kelemahan sebelum proses penilaian tahap dua.

“Artinya kita tetap optimis bisa meraih piala adipura, untuk itulah persiapan dalam melewati penilaian tahap dua harus dilaksanakan dari sekarang. Kalau kita diamkan saja nanti kita keteteran untuk menuju tahap selanjutnya, jadi jangan berandai-andai dan harus optimis saja bahwa kita masuk dalam penilaian tahap pertama sehingga terus bergerak sambil menunggu hasilnya. Yang jelas untuk saat ini kita fokus kepada titik yang masih lemah seperti toko dan pasar. Sehingga akan ditambah tong sampah untuk setiap lapak, dengan harapan para pedagang dan pembeli membuang sampah berdasarkan tempat yang telah disediakan seuai peruntukanya,” ujar Amjon, Selasa (26/11).

Dikatakan Amjon, untuk perbaikan dalam kelemahan sebelum penilaian tahap pertama adalah pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang saat ini sudah dibenahi dan tidak separah sebelum penilaian. Bahkan saat ini telah dilakukan pemilahan sampah organik dan non organik. Selain itu telah disediakan mesin pengolahan sampah untuk dijadikan pupuk kompos yang bekrjasama dengan Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut). Kemudian telah disiapkan alat pencacah plastik agar menjadi serbuk. Disekitar TPA juga telah ada sumur lindi dan sumur pantai yang telah dilakukan uji labor. Fungsinya adalah untuk melihat apakah terjadi pencemaran terhadap air tanah atau tidak dan setelah dilakukan uji labor ternyata hasilnya cukup baik dan tidak terjadi pencemaran.

Sedangkan tanggapan tim penilai terhadap kondisi Rumah Sakit Umum (RSUD), Puskesmas dan taman kota dianggap cukup baik. Bahkan mereka kagum dengan situasi kebersihan yang tetap terawat, namun seperti apa hasilnya lagi-lagi Amjon mengaku itu tergantung dari tim yang melakukan penilaian.

Adapun untuk evaluasi kata Amjon lagi, rencananya hari ini, Rabu (27/11) akan ada pertemuan antara Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama seluruh unsur terkait termasuk masyarakat dalam rencana merebut piala adipura, bertempat di ruang rapat utama Kantor Bupati  Besok. Fokus pembahasannya adalah tentang evaluasi menyeluruh tentang kegiatan pantau satu mengenai dimana titik kelemahan dan kelebihan serta solusi yang akan dilaksanakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.